Wise Words to know…( tentang ilmu )


Oleh : Sayyid Faridhal Attros Al Kindhy Asy Ary

( Guru Besar MK Al Mukarramah Dan Pendiri Majlis Awrad Muslim Indonesia )

“Bukankah Ilmu itu adalah sesuatu yang suci, yang datang dari Tuhan semesta alam..?. Semua ilmu dapat saja disalah gunakan, semuanya berkembang dan kembali kepada individunya dan menurut kehendak serta kebutuhan para pemakainya, dan bukannya oleh Ilmu itu sendiri”. (Sayyid Faridhal Attros Al-Kindhy Asy’ari)

Jadi jangan pernah memojokkan Ilmu. Jika ada orang yang berkata tentang si A punya ilmu hitam, jangan lantas percaya. Si A adalah oknum yang tidak bertanggungjawab dan menyalahgunakan ilmu itu untuk perbuatan yang melanggar hukum syara. lantas orang yang tidak faham dengan Ilmu, akan memisahkan/membedakan antara ilmu tuhan dan ilmu setan. hanya dikarenakan ulah oknum yang tidak bertanggungjawab atas ilmu yang telah diamanatkan kepadanya, maka ilmu tersebut berubah nama menjadi nama ilmu hitam. sedangkan ilmu yang digunakan untuk kebaikan lantas disebut sebagai ilmu putih.

Apabila orang yang berbakat memiliki kekuatan gaib itu orangnya suci (kyai/ulama), maka orang cenderung memandangnya sebagai suatu keajaiban, sebagai kebesaran Tuhan. Tetapi sebaliknya apabila yang berbakat gaib itu orang yang kebetulan mempunyai nama buruk atau jahat (mantan preman misalnya), maka orang tersebut akan dipandang sebagai orang yang kemasukan setan (bersekutu dengan setan). sungguh ironi sekali pemahaman orang tentang Ilmu.

Ilmu itu adalah SUCI, yang bersumber dari Tuhan Semesta Alam. Bukan berasal dari Setan/Iblis. Jika ada orang yang tetap bertahan pada pendapatnya bahwa ilmu tersebut dibagi atas; ilmu hitam dan ilmu putih maka sungguh kasihan sekali dia, karena tidak mendapatkan pengetahuan yang luas mengenai hakikat ilmu itu sendiri.

Jadi Waspadalah Bathin kita dan mawaslah diri terhadap semua ilmu-ilmu yang telah diamanatkan kepada kita, karena kelak diakhirat ilmu tersebut akan minta pertanggungjawabannya. Maka jadilah manusia yang berguna/bermanfaat bagi diri sendiri,keluarga dan oranglain dengan ilmu tersebut.”bukankah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang banyak?”.

Sumber : www.mkbogor.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: